9 Desa Wisata Indah Indonesia dengan Pesona Pengakuan Dunia Internasional
18 mins read

9 Desa Wisata Indah Indonesia dengan Pesona Pengakuan Dunia Internasional

BimtekDesa – Indonesia adalah negara kepulauan dan maritim terbesar di Dunia, yang di lengkapi dengan berbagai macam keunikan dan keindahan alam yang mempesona. Keindahan alam, mulai dari pantai, lembah, pengunungan, goa, sungai, air terjun dan masih banyak lainnya, telah dikenal dan membahana seantero Dunia.

Pesona Keindahan yang dimiliki oleh Indonesia, telah menjadikannya sebagai destinasi wisata oleh wisatawan mancanegara dan domestik. Tak diragukan lagi, bahwa pengakuan dunia internasional kepada objek wisata yang ada di Indonesia telah memberikan penghargaan pada level internasional.

Meski terdapat banyak potensi dan pesona alam yang telah menjadi favorit sebagai tujuan wisata, namun dalam artikel kali ini, akan mengetengahkan tentang Pesona alam Desa atau pedesaan yang bertebaran di Negeri ini.

Untuk itu dan dalam kesempatan ini, penulis hanya menampilkan 9 Desa Terindah yang memiliki keunikan untuk dijadikan sebagai daftar tujuan kunjungan wisata, sebagaimana dirangkum dari berbagai sumber terpecaya:

Baca juga: 10 BESAR GELAR DESA WISATA JAWA TENGAH 2022, DESA MANA YANG AKAN JUARA?

Desa Wisata Ubud, Bali

Ubud adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Gianyar, Provinsi Bali. Ubud terkenal sebagai pusat seni dan budaya Bali. Selain itu, Ubud juga memiliki banyak desa wisata yang menawarkan pengalaman unik untuk mengenal budaya dan alam Bali.

Berikut adalah beberapa desa wisata yang dapat dikunjungi di Ubud:

  • Desa Wisata Nyuh Kuning

Desa Wisata Nyuh Kuning terletak di lembah yang subur, dikelilingi oleh sawah dan hutan. Desa ini merupakan salah satu desa adat Bali yang masih mempertahankan adat istiadat dan budayanya hingga saat ini.

Masyarakat Desa Wisata Nyuh Kuning sebagian besar berprofesi sebagai petani dan peternak. Mereka masih menggunakan alat-alat tradisional dalam bercocok tanam dan berternak.

Di Desa Wisata Nyuh Kuning, wisatawan dapat belajar tentang budaya Bali, seperti adat istiadat, upacara adat, dan kesenian. Wisatawan juga dapat menikmati keindahan alam desa, seperti sawah, hutan, dan sungai.

  • Desa Wisata Mas

Desa Wisata Mas terletak di kaki Gunung Batur. Desa ini terkenal sebagai desa pengrajin seni ukir dan patung.

Masyarakat Desa Wisata Mas sebagian besar berprofesi sebagai pengrajin seni ukir dan patung. Mereka menggunakan kayu, batu, dan logam sebagai bahan baku karya seninya.

Di Desa Wisata Mas, wisatawan dapat belajar tentang seni ukir dan patung Bali. Wisatawan juga dapat melihat berbagai macam karya seni yang dihasilkan oleh para pengrajin di desa ini.

  • Desa Wisata Tegalalang

Desa Wisata Tegalalang terletak di lereng Gunung Batur. Desa ini terkenal dengan teraseringnya yang indah.

Terasering di Desa Wisata Tegalalang merupakan salah satu warisan budaya Bali yang masih lestari. Terasering ini digunakan untuk bercocok tanam padi, jagung, dan sayuran.

Di Desa Wisata Tegalalang, wisatawan dapat menikmati keindahan terasering, belajar tentang pertanian tradisional Bali, dan berfoto.

Baca juga: REKOMENDASI 4 TUJUAN WISATA KAWAH TERINDAH DI INDONESIA

  • Desa Wisata Sayan

Desa Wisata Sayan terletak di lembah yang subur, dikelilingi oleh sawah dan hutan. Desa ini terkenal dengan suasananya yang tenang dan asri.

Di Desa Wisata Sayan, wisatawan dapat menikmati keindahan alam desa, belajar tentang budaya Bali, dan bersantai.

Selain desa-desa wisata yang disebutkan di atas, masih banyak lagi desa wisata yang dapat dikunjungi di Ubud. Desa-desa wisata tersebut menawarkan pengalaman unik untuk mengenal budaya dan alam Bali.

Desa Wisata Kampung Naga, Jawa Barat

Kampung Naga adalah sebuah desa wisata yang terletak di Kecamatan Salawu, Kabupaten Tasikmalaya, Provinsi Jawa Barat. Desa ini merupakan salah satu desa adat Sunda yang masih mempertahankan adat istiadat dan budayanya hingga saat ini.

Kampung Naga terletak di lembah yang subur, dikelilingi oleh sawah dan pepohonan. Desa ini dihuni oleh sekitar 280 kepala keluarga, dengan total penduduk sekitar 1.200 jiwa. Masyarakat Kampung Naga sebagian besar berprofesi sebagai petani dan peternak.

Rumah-rumah di Kampung Naga terbuat dari bambu dan beratap jerami. Rumah-rumah tersebut dibangun dengan mengikuti aturan adat yang telah diwariskan secara turun-temurun. Misalnya, arah rumah harus menghadap ke sungai, setiap rumah harus memiliki bale (teras), dan tidak boleh menggunakan besi atau baja dalam pembangunannya.

Masyarakat Kampung Naga sangat menjunjung tinggi adat istiadat dan budayanya. Mereka menjalankan berbagai ritual adat, seperti upacara Seren Taun (upacara syukuran atas hasil panen), upacara Nyangku (upacara pencucian benda-benda pusaka), dan upacara Mapag Sri (upacara menyambut panen).

Kampung Naga menjadi salah satu destinasi wisata di Jawa Barat yang menarik untuk dikunjungi. Desa ini menawarkan pengalaman unik untuk mengenal budaya Sunda yang masih lestari.

Berikut adalah beberapa hal yang dapat dilakukan di Kampung Naga:

  • Berkeliling desa dan melihat rumah-rumah adat Sunda
  • Mengikuti upacara adat, seperti Seren Taun atau Nyangku
  • Belajar tentang budaya Sunda dari masyarakat setempat
  • Berwisata alam, seperti memancing, berkebun, atau hiking

Kampung Naga dapat ditempuh sekitar 1 jam perjalanan dari Kota Tasikmalaya. Desa ini buka setiap hari, mulai dari pukul 08.00 hingga 17.00 WIB.

Berikut adalah beberapa tips untuk berkunjung ke Kampung Naga:

  • Pakailah pakaian yang sopan dan tertutup, karena Kampung Naga merupakan desa adat Sunda.
  • Jangan merusak atau mengambil benda-benda yang ada di desa, karena hal tersebut merupakan pelanggaran adat.
  • Hormatilah adat istiadat dan budaya masyarakat setempat.

Baca juga: MELIRIK PESONA GOA TERINDAH DI ASIA TENGGARA, GOA GONG PACITAN JAWA TIMUR

Desa Wisata Tomohon, Sulawesi Utara

Kota Tomohon, Sulawesi Utara, memiliki banyak desa wisata yang menawarkan pengalaman unik untuk mengenal budaya dan alam Minahasa. Salah satu desa wisata yang menarik untuk dikunjungi adalah Desa Kakaskasen Dua.

Desa Kakaskasen Dua terletak di Kecamatan Tomohon Utara, di antara Gunung Lokon dan Gunung Mahawu. Desa ini dihuni oleh sekitar 1.500 jiwa, yang sebagian besar berprofesi sebagai petani dan peternak.

Keunikan Desa Kakaskasen Dua

  • Desa ini diapit oleh dua gunung berapi aktif, yaitu Gunung Lokon dan Gunung Mahawu. Gunung Lokon pernah meletus pada tahun 1991 dan 2011, namun saat ini sudah aman untuk dikunjungi.

Gunung Lokon dan Gunung Mahawu, Desa Kakaskasen Dua, Tomohon

  • Desa ini memiliki rumah-rumah adat Minahasa yang masih terawat dengan baik. Rumah-rumah adat tersebut terbuat dari kayu dan beratap seng.

Rumah adat Minahasa di Desa Kakaskasen Dua, Tomohon

  • Desa ini memiliki berbagai macam tradisi dan budaya Minahasa yang masih dilestarikan. Salah satu tradisi yang terkenal adalah Upacara Kawin Adat Minahasa.

Aktivitas Wisata di Desa Kakaskasen Dua

  • Berkeliling desa dan melihat rumah-rumah adat Minahasa
  • Mendaki Gunung Lokon atau Gunung Mahawu
  • Mengikuti upacara adat Minahasa, seperti Upacara Kawin Adat Minahasa
  • Belajar tentang budaya Minahasa dari masyarakat setempat
  • Berwisata alam, seperti memancing, berkebun, atau hiking

Tips Berkunjung ke Desa Kakaskasen Dua

  • Gunakan pakaian yang sopan dan tertutup, karena Desa Kakaskasen Dua merupakan desa adat Minahasa.
  • Jangan merusak atau mengambil benda-benda yang ada di desa, karena hal tersebut merupakan pelanggaran adat.
  • Hormatilah adat istiadat dan budaya masyarakat setempat.

Desa Kakaskasen Dua merupakan desa wisata yang menarik untuk dikunjungi bagi wisatawan yang ingin mengenal budaya dan alam Minahasa. Desa ini menawarkan pengalaman unik yang tidak akan terlupakan.

Desa Wisata Kampung Laut, Cirebon

Desa Kampung Laut adalah sebuah desa wisata yang terletak di Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, Provinsi Jawa Barat. Desa ini berada di atas perairan laut, sehingga disebut juga sebagai Kampung Nelayan Laut.

Desa Kampung Laut dihuni oleh sekitar 1.500 jiwa, yang sebagian besar berprofesi sebagai nelayan. Masyarakat desa ini hidup berdampingan dengan alam dan laut. Mereka memanfaatkan laut sebagai sumber kehidupan, baik untuk mencari ikan, berkebun, maupun berwisata.

Keunikan Desa Kampung Laut

  • Desa ini terletak di atas perairan laut, sehingga memiliki pemandangan yang indah. Wisatawan dapat melihat hamparan laut yang luas dan deretan rumah-rumah panggung yang menjorok ke laut.

Rumah panggung di Desa Kampung Laut, Cirebon

  • Desa ini memiliki berbagai macam tradisi dan budaya yang masih dilestarikan. Salah satu tradisi yang terkenal adalah Upacara Sedekah Laut. Upacara ini dilakukan untuk memohon keselamatan dan kemakmuran bagi masyarakat nelayan.
  • Desa ini memiliki berbagai macam kuliner khas, seperti empal gentong, lele bakar, dan sate bandeng.

Aktivitas Wisata di Desa Kampung Laut

  • Berkeliling desa dan melihat rumah-rumah panggung
  • Mengikuti Upacara Sedekah Laut
  • Belajar tentang budaya masyarakat nelayan
  • Berwisata kuliner
  • Berwisata alam, seperti memancing, berkebun, atau snorkeling

Tips Berkunjung ke Desa Kampung Laut

  • Gunakan pakaian yang nyaman dan menyerap keringat, karena cuaca di desa ini panas dan lembap.
  • Jangan merusak atau mengambil benda-benda yang ada di desa, karena hal tersebut merupakan pelanggaran adat.
  • Hormatilah adat istiadat dan budaya masyarakat setempat.

Desa Kampung Laut merupakan desa wisata yang menarik untuk dikunjungi bagi wisatawan yang ingin mengenal budaya dan alam pesisir. Desa ini menawarkan pengalaman unik yang tidak akan terlupakan.

Baca juga: MENGENAL DARI DEKAT DESA WISATA TERINDAH DI DUNIA,  NAGARI PARIANGAN!

Desa Wisata Tanah Toraja, Sulawesi Selatan

Desa-desa di Tanah Toraja, Sulawesi Selatan, terkenal dengan budayanya yang unik dan menarik. Salah satu desa yang paling terkenal adalah Desa Kete Kesu.

Desa Kete Kesu terletak di Kecamatan Kesu, Kabupaten Tana Toraja. Desa ini dihuni oleh sekitar 2.000 jiwa, yang sebagian besar berprofesi sebagai petani dan peternak.

Keunikan Desa Kete Kesu

  • Desa ini memiliki rumah-rumah adat Toraja yang masih terawat dengan baik. Rumah-rumah adat tersebut terbuat dari kayu dan beratap ijuk.

Rumah adat Toraja di Desa Kete Kesu

  • Desa ini memiliki berbagai macam tradisi dan budaya Toraja yang masih dilestarikan. Salah satu tradisi yang terkenal adalah Upacara Rambu Solo, yaitu upacara pemakaman adat Toraja.
  • Desa ini memiliki pemandangan yang indah, yaitu hamparan sawah yang luas dan perbukitan yang hijau.

Aktivitas Wisata di Desa Kete Kesu

  • Berkeliling desa dan melihat rumah-rumah adat Toraja
  • Mengikuti Upacara Rambu Solo
  • Belajar tentang budaya Toraja dari masyarakat setempat
  • Berwisata alam, seperti mendaki gunung, berkebun, atau hiking

Tips Berkunjung ke Desa Kete Kesu

  • Gunakan pakaian yang sopan dan tertutup, karena Desa Kete Kesu merupakan desa adat Toraja.
  • Jangan merusak atau mengambil benda-benda yang ada di desa, karena hal tersebut merupakan pelanggaran adat.
  • Hormatilah adat istiadat dan budaya masyarakat setempat.

Desa Kete Kesu merupakan desa wisata yang menarik untuk dikunjungi bagi wisatawan yang ingin mengenal budaya Toraja. Desa ini menawarkan pengalaman unik yang tidak akan terlupakan.

Selain Desa Kete Kesu, masih banyak desa wisata lainnya di Tanah Toraja yang menarik untuk dikunjungi. Beberapa desa wisata lainnya yang terkenal adalah:

  • Desa Bori
  • Desa Lemo
  • Desa Londa
  • Desa Batutumonga

Desa-desa wisata tersebut menawarkan pengalaman unik untuk mengenal budaya dan alam Tanah Toraja.

Desa Wisata Wae Rebo, Nusa Tenggara Timur

Desa Wae Rebo adalah sebuah desa adat yang terletak di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur. Desa ini dihuni oleh sekitar 100 jiwa, yang sebagian besar berprofesi sebagai petani dan peternak.

Desa Wae Rebo sering disebut sebagai “desa di atas awan” karena terletak di ketinggian 1.200 meter di atas permukaan laut. Desa ini dikelilingi oleh hutan hujan tropis yang lebat dan pegunungan yang indah.

Keunikan Desa Wae Rebo

  • Desa ini memiliki rumah adat berbentuk kerucut yang disebut Mbaru Niang. Mbaru Niang terbuat dari bambu dan beratap ilalang. Rumah ini dibangun dengan menggunakan teknik tradisional yang telah diwariskan turun-temurun.

Rumah adat Mbaru Niang di Desa Wae Rebo

  • Desa ini memiliki berbagai macam tradisi dan budaya yang masih dilestarikan. Salah satu tradisi yang terkenal adalah Upacara Penti, yaitu upacara syukuran atas hasil panen.
  • Desa ini memiliki pemandangan yang indah, yaitu hamparan sawah yang luas dan pegunungan yang hijau.

Aktivitas Wisata di Desa Wae Rebo

  • Berkeliling desa dan melihat rumah-rumah adat Mbaru Niang
  • Mengikuti Upacara Penti
  • Belajar tentang budaya masyarakat Wae Rebo
  • Berwisata alam, seperti mendaki gunung, berkebun, atau hiking

Tips Berkunjung ke Desa Wae Rebo

  • Gunakan pakaian yang nyaman dan menyerap keringat, karena cuaca di desa ini panas dan lembap.
  • Jangan merusak atau mengambil benda-benda yang ada di desa, karena hal tersebut merupakan pelanggaran adat.
  • Hormatilah adat istiadat dan budaya masyarakat setempat.

Desa Wae Rebo merupakan desa wisata yang menarik untuk dikunjungi bagi wisatawan yang ingin mengenal budaya dan alam Nusa Tenggara Timur. Desa ini menawarkan pengalaman unik yang tidak akan terlupakan.

Pada tahun 2012, Desa Wae Rebo ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO. Hal ini menunjukkan bahwa desa ini memiliki nilai budaya dan alam yang tinggi.

Baca juga: TAK ADA LAGI DESA TERTINGGAL DI JAWA BARAT, PRESTASI LUAR BIASA!

Desa Wisata Panglipuran, Bali

Desa Panglipuran adalah sebuah desa adat yang terletak di Kabupaten Bangli, Bali. Desa ini dihuni oleh sekitar 1.300 jiwa, yang sebagian besar berprofesi sebagai petani dan peternak.

Desa Panglipuran terkenal dengan keaslian budayanya yang masih terjaga hingga saat ini. Desa ini telah ditetapkan sebagai desa wisata dan Situs Warisan Dunia UNESCO.

Keunikan Desa Panglipuran

  • Desa ini memiliki tata letak yang rapi dan tertata. Jalan-jalan di desa ini dibuat sangat lebar, sehingga memudahkan wisatawan untuk berjalan-jalan.

Desa Panglipuran, Bali

  • Desa ini memiliki rumah-rumah adat yang terbuat dari kayu dan beratap jerami. Rumah-rumah adat ini dibangun dengan menggunakan teknik tradisional yang telah diwariskan turun-temurun.
  • Desa ini memiliki berbagai macam tradisi dan budaya yang masih dilestarikan. Salah satu tradisi yang terkenal adalah Upacara Tabuan Lepang, yaitu upacara syukuran atas hasil panen.
  • Desa ini memiliki pemandangan yang indah, yaitu hamparan sawah yang luas dan pegunungan yang hijau.

Aktivitas Wisata di Desa Panglipuran

  • Berkeliling desa dan melihat rumah-rumah adat
  • Mengikuti Upacara Tabuan Lepang
  • Belajar tentang budaya masyarakat Panglipuran
  • Berwisata alam, seperti mendaki gunung, berkebun, atau hiking

Tips Berkunjung ke Desa Panglipuran

  • Gunakan pakaian yang sopan dan tertutup, karena Desa Panglipuran merupakan desa adat
  • Jangan merusak atau mengambil benda-benda yang ada di desa, karena hal tersebut merupakan pelanggaran adat
  • Hormatilah adat istiadat dan budaya masyarakat setempat.

Desa Panglipuran merupakan desa wisata yang menarik untuk dikunjungi bagi wisatawan yang ingin mengenal budaya dan alam Bali. Desa ini menawarkan pengalaman unik yang tidak akan terlupakan.

Baca juga: BERIKUT INI ADALAH 5 DESA WISATA INDONESIA TERKENAL DI KANCAH INTERNASIONAL

Desa Wisata Jatiluwih, Bali

Desa Wisata Jatiluwih adalah desa yang terletak di Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan, Bali. Desa ini terkenal dengan teraseringnya yang indah dan telah ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO.

Desa Wisata Jatiluwih, Bali

Desa Jatiluwih memiliki luas sekitar 1.200 hektare dan didominasi oleh persawahan terasering. Terasering di Desa Jatiluwih telah ada sejak abad ke-17 dan dibangun secara tradisional dengan menggunakan teknik yang telah diwariskan turun-temurun.

Keunikan Desa Wisata Jatiluwih

  • Desa ini memiliki terasering yang indah dan luas. Terasering di desa ini membentang sejauh 12 kilometer dan memiliki ketinggian yang bervariasi, mulai dari 150 meter hingga 700 meter di atas permukaan laut.
  • Desa ini memiliki pemandangan yang indah, yaitu hamparan sawah yang luas dan pegunungan yang hijau. Desa Jatiluwih sering disebut sebagai “Green Bowl of Bali” karena keindahannya.
  • Desa ini memiliki berbagai macam tradisi dan budaya yang masih dilestarikan. Salah satu tradisi yang terkenal adalah Upacara Ngaben, yaitu upacara pembakaran jenazah.

Aktivitas Wisata di Desa Wisata Jatiluwih

  • Berkeliling desa dan melihat terasering
  • Mendaki gunung, berkebun, atau hiking
  • Belajar tentang budaya masyarakat Jatiluwih
  • Mencoba berbagai macam kuliner khas Bali

Tips Berkunjung ke Desa Wisata Jatiluwih

  • Gunakan pakaian yang nyaman dan menyerap keringat, karena cuaca di desa ini panas dan lembap.
  • Jangan merusak atau mengambil benda-benda yang ada di desa, karena hal tersebut merupakan pelanggaran adat.
  • Hormatilah adat istiadat dan budaya masyarakat setempat.

Desa Wisata Jatiluwih merupakan desa wisata yang menarik untuk dikunjungi bagi wisatawan yang ingin menikmati keindahan alam dan budaya Bali. Desa ini menawarkan pengalaman unik yang tidak akan terlupakan.

Baca juga: INSPIRASI KESUKSESAN DESA PUJONGKDUL TELAH TERSEBAR DI BERBAGAI PELOSOK NUSANTARA!

Desa Wisata Pulo Cinta, Sulawesi Tengah

Desa Wisata Pulo Cinta adalah sebuah desa yang terletak di Kecamatan Tomini, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah. Desa ini terkenal dengan keindahan alamnya yang masih alami dan telah ditetapkan sebagai desa wisata.

Desa Wisata Pulo Cinta, Sulawesi Tengah

Desa Wisata Pulo Cinta memiliki luas sekitar 100 hektare dan terdiri dari dua pulau kecil, yaitu Pulau Cinta dan Pulau Labobo. Kedua pulau ini dihubungkan oleh sebuah jembatan kecil.

Keunikan Desa Wisata Pulo Cinta

  • Desa ini memiliki pemandangan yang indah, yaitu hamparan pasir putih yang luas, air laut yang jernih, dan terumbu karang yang indah. Desa Pulo Cinta sering disebut sebagai “Hawaii-nya Sulawesi Tengah” karena keindahannya.
  • Desa ini memiliki berbagai macam aktivitas wisata yang menarik, seperti snorkeling, diving, memancing, dan bersantai di pantai.
  • Desa ini memiliki berbagai macam kuliner khas, seperti ikan bakar, kepiting saus padang, dan udang galah.

Aktivitas Wisata di Desa Wisata Pulo Cinta

  • Snorkeling dan diving. Desa Pulo Cinta memiliki terumbu karang yang indah dan beragam, sehingga sangat cocok untuk snorkeling dan diving.

Snorkeling dan diving di Desa Wisata Pulo Cinta, Sulawesi Tengah

  • Memancing. Desa Pulo Cinta memiliki perairan yang kaya akan ikan, sehingga sangat cocok untuk memancing.

Memancing di Desa Wisata Pulo Cinta, Sulawesi Tengah

  • Bersantai di pantai. Pantai di Desa Pulo Cinta sangat indah dan bersih, sehingga sangat cocok untuk bersantai.

Tips Berkunjung ke Desa Wisata Pulo Cinta

  • Gunakan pakaian yang nyaman dan menyerap keringat, karena cuaca di desa ini panas dan lembap.
  • Jangan merusak atau mengambil benda-benda yang ada di desa, karena hal tersebut merupakan pelanggaran adat.

Desa Wisata Pulo Cinta merupakan desa wisata yang menarik untuk dikunjungi bagi wisatawan yang ingin menikmati keindahan alam dan aktivitas wisata yang menarik. Desa ini menawarkan pengalaman unik yang tidak akan terlupakan.

Demikian profile 9 Desa Wisata Indonesia dengan Pesona terindah yang dapat menjadi rekomendasi untuk rencana tujuan wisata anda, Semoga bermanfaat!.