Mengenal Lebih Dekat Kredit Usaha Rakyat (KUR) Pertanian milik Pemerintah
3 mins read

Mengenal Lebih Dekat Kredit Usaha Rakyat (KUR) Pertanian milik Pemerintah

BimtekDesa – Kredit Usaha Rakyat (KUR) adalah program pembiayaan yang diinisiasi oleh pemerintah Indonesia untuk memberikan kredit dengan bunga rendah kepada pelaku usaha kecil dan menengah (UKM), termasuk sektor pertanian. Program ini bertujuan untuk meningkatkan akses permodalan bagi pelaku usaha kecil dan menengah yang selama ini sulit mendapatkan pinjaman dari perbankan karena tidak memenuhi persyaratan atau memiliki agunan yang cukup.

Dalam konteks pertanian, KUR Pertanian dirancang untuk membantu petani, peternak, dan pelaku usaha lain di sektor pertanian untuk mengembangkan usahanya. Pinjaman ini dapat digunakan untuk membiayai berbagai kebutuhan usaha pertanian, seperti pembelian bibit, pupuk, alat dan mesin pertanian, serta biaya operasional lainnya.

Pemerintah menetapkan bunga yang rendah untuk KUR Pertanian agar dapat meringankan beban biaya bagi pelaku usaha di sektor pertanian. Selain itu, pemerintah juga memberikan subsidi bunga untuk mengurangi beban bunga yang harus dibayar oleh penerima KUR.

KUR Pertanian diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi sektor pertanian di Indonesia, seperti peningkatan produktivitas, peningkatan pendapatan petani dan pelaku usaha lain di sektor pertanian, serta penciptaan lapangan kerja di pedesaan.

Baca juga: Wacana Desa Kelola Data Sensus akan memmbuat Anggaran Negara menjadi Hemat

Penguatan sektor pangan menjadi salah satu prioritas utama pemerintah dalam menjaga stabilitas perekonomian nasional. Pemerintah secara konsisten berupaya meningkatkan ketahanan pangan dengan mendorong produktivitas hasil pertanian melalui mekanisme modernisasi alat dan mesin pertanian (alsintan).

Terlebih juga untuk menghadapi ancaman perubahan iklim dan dinamika geopolitik global yang berdampak pada krisis pangan, krisis energi, dan krisis finansial. Kredit Usaha Rakyat bidang pertanian (KUR Pertanian) merupakan upaya pemerintah untuk memajukan sektor pertanian Indonesia. Pertanian menjadi sektor penting, apalagi Indonesia menjadi negara agraris terbesar ketiga di dunia.

Pertanian yang maju, mandiri dan modern mustahil tanpa intervensi penguatan modal. Dengan intervensi permodalan ini, dimungkinkan tercapai peningkatan hasil yang bermuara pada peningkatan pendapatan petani. Salah satu upaya pemerintah dalam rangka penguatan permodalan bagi petani yaitu dengan Kredit Usaha Rakyat (KUR) di bidang pertanian. Melalui program ini, petani dapat terbantu dalam mengembangkan budidaya pertanian dari hulu hingga hilir.

Baca juga: Habiskan Anggaran 70 Triliun, Kompetensi Perangkat Desa Wajib dipertanyakan!

Tujuan

  1. Memberikan acuan bagi pemangku kepentingan di pusat dan daerah dalam penyaluran KUR sektor pertanian;
  2. Meningkatkan penyaluran kredit/ pembiayaan KUR kepada petani, Kelompok Tani, Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) dan pelaku agribisnis lainnya;
  3. Mendukung program-program di Kementerian Pertanian (tanaman pangan, hortikultura, perkebunan dan peternakan);
  4. Membantu penanggulangan kemiskinan dan perluasan kesempatan kerja di sektor pertanian.

Baca juga: FGD Penyusunan Sistem Pelaporan Keuangan BUMDesa/BUMDesa Bersama

Sasaran

  1. Terlaksananya penyaluran KUR kepada petani/ peternak/ pekebun, kelompok tani, gabungan kelompok tani, koperasi dan pelaku usaha agribisnis lainnya;
  2. Terpenuhinya modal bagi petani/peternak/pekebun, Kelompok Tani, Gapoktan dan koperasi dalam melaksanakan usahanya;
  3. Meningkatnya petani/peternak/pekebun, Kelompok Tani, Gapoktan, koperasi dan pelaku agibisnis lainnya yang memanfaatkan KUR.

Mekanisme dan Tata Cara pengajuan KUR Sektor

Sumber: https://pustaka.setjen.pertanian.go.id/index-berita/yuk-kenali-kredit-usaha-rakyat-kur-pertanian