Kepala Desa Meminta Perangkat Desa agar Selalu Hadir di Kantor
4 mins read

Kepala Desa Meminta Perangkat Desa agar Selalu Hadir di Kantor

BimtekDesa – Idealnya, Perangkat Desa sebagai salah satu pelayan publik dan masayarakat, harus selalu siap dan berada dikantor untuk menjalankan tugas pokok dan fungsinya. Namun, tak jarang kita akan menemui, sebuah kantor desa kosong melompong tanpa siapapun disana.

Melaksanakan  Pelayanan kepada masyarakat harus selalu diutamakan, Kepala Desa (Kades) Tanjungkupang Baru, Kecamatan Tebing Tinggi Empat Lawang meminta perangkat desanya untuk selalu hadir dan berjaga  di kantor desa secara bergantian setiap hari.

Kades Tanjungkupang Baru, Jumadi mengungkapkan, dirinya selaku kades sudah meminta perangkat desa untuk tetap hadir dan berjaga di kantor desa untuk melayani masyarakat.

Baca juga: Kemendagri Terbitkan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 53 Tahun 2022 tentang PPKM

Keberadaan perangkat desa di kantor desa setiap hari, dari mulai hari Senin sampai dengan Jumat.

Kepala Desa Meminta Perangkat Desa agar Selalu Hadir di Kantor
Kepala Desa Meminta Perangkat Desa agar Selalu Hadir di Kantor

“Ini berguna untuk mempermudah ketika ada masyarakat yang memerlukan bantuan dan konsultasi ke pada pemerintah desa,” katanya.

Terpisah, salah seorang warga Desa Tanjungkupang Baru, Dika mengatakan, kebijakan kepala desanya untuk memerintahkan perangkat desa berada  di kantor desa itu sangat membantu masyarakat.

“Saya kemarin datang ke kantor desa untuk melakukan konsultasi pembuatan sertifikat perkarangan rumah dan cara pembuatan surat jual beli kebun, alhamdulilah dilayani dengan baik oleh perangkat desa,” katanya.

Baca juga: Pemerintah Resmi Umumkan Pencabutan Kebijakan PPKM

Diceritakannya, selesai melakukan konsultasi cara pembuatan dan persyaratan pembuatan sertifikat hak milik sebuah perkarangan rumah, kemudian langsung lakukan pembuatan berkasnya.

Dirinya juga mengingatkan kepada seluruh kades yang baru dilantik agar bekerja sesuai dengan aturan yang ada dan tidak mengganti perangkat desa tanpa ada konsultasi terlebih dahulu. Sebab pergantian perangkat desa juga diatur dalam undang-undang.

Berita Terkait, Berkat tangan dingin dan kepiawaian Kepala Desa (Kades) Sirah Pulau, Kecamatan Kikim Selatan, Kabupaten Lahat, lahan perkarangan rumah seluas 250 meter persegi atau 1/4 hektar (Ha) ditanam dengan tumbuhan cabai merah keriting.

“Setiap minggu mencapai 80 Kilogram (Kg), dimana ada tiga kali panen, sedangkan kebutuhan di Kikim Selatan sebanyak 150 Kg,” ungkapnya, Senin 9 Januari 2023.

Dirinya mengatakan, total tanaman cabai merah keriting yang dibudidaya berjumlah 2.500 batang, dan ini murni usaha pribadi tidak ada kaitannya dengan dana desa (DD).

“Ide menanam cabai ini terlepas dari pertanian yang ada di Tanjung Sakti maupun Bengkulu, yang begitu banyak sekali tumbuhan tersebut,” sebut Jayus.

Jayus Oktonianto menerangkan, mekanisme pengolahannya juga tidak begitu rumit, hanya saja, diperlukan ketelitian dan kesabaran merawat tanaman cabai merah keriting.

“Saya dalam mengelolanya campuran pupuk dari kotoran ayam, yang kebetulan beternak sehingga menjadi subur dan cuacanya pun mendukung sekali,” jelasnya.

Baca juga: HABISKAN ANGGARAN 70 TRILIUN, KOMPETENSI PERANGKAT DESA WAJIB DIPERTANYAKAN!

Ia menyampaikan, hasil panen selain di jual di seputaran Kikim Selatan, ada juga dipasarkan hingga keluar kecamatan, untuk memenuhi permintaan pedagang.

“Alhamdulillah, permintaan cukup tinggi makanya saya terus memenuhi kebutuhan pedagang baik di Pasar Lematang dan Pasar Tradisional Modern (PTM) Serelo,” jelasnya.

Jayus menerangkan, kedepan apabila program ini sukses, maka akan dibudidayakan disetiap rumah warga, supaya bisa dipasarkan hingga keluar Kabupaten Lahat.

“Kalau untuk harga jual yang kita patok mengikuti yang beredar di pasaran, sehingga nantinya bisa menjadi pilihan dan pemasukan bagi masyarakat,” ulasnya.

Dirinya meminta, dengan begitu, komoditi cabai merah keriting ini akan menjadi primadona di Desa Sirah Pulau, dan diikuti pula oleh penduduk, untuk meningkatkan pendapatan keluarga.

“Mudah-mudahan, kedepan dapat membantu keperluan di pasar lokal hingga ke Palembang, sehingga bisa menyerap tenaga kerja pemula dengan adanya tanaman komoditi ini,” tukasnya.

Senada, Kades Jagabaya, Bambang Heriadi ST menuturkan, dirinya kerap kali berkunjung ke kediaman beliau, sekedar memanen cabai dengan cara dipetik sendiri.

Baca juga: WACANA KEMENTAN DILEBUR KE KEMENDES DISAMPAIKAN KETUA UMUM PKB

“Banyak rekan-rekan satu profesi meminta dan memetik sendiri, dengan demikian akan memberikan dampak positif bagi perkembangan desa serta kesejahteraan masyarakat,” sebutnya.

Terpisah, Camat Kikim Selatan, Hermansyah HB SE menuturkan, dirinya sudah mengetahui bahwa Kades Sirah Pulau saat ini giat dalam budidaya tanaman cabai merah keriting, sebagai sumber pemasukan pribadi.

“Disinilah, ide kreatif, berkreasi dan berinovasi dari kades sebagai pemimpin desa, untuk melaksanakan kegiatan yang dapat mendapatkan keuntungan,” bebernya.

Ikuti dan baca beritanya di GOOGLE NEWS atau GOOGLE BERITA

Sumber: palpres.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *