Panduan Lengkap Mengenal dan Memahami Pengertian tentang DESA
5 mins read

Panduan Lengkap Mengenal dan Memahami Pengertian tentang DESA

Jakarta – Pengertian desa dalam studi geografi ada banyak ragamnya. Perbedaan pengertian desa menurut para ahli muncul karena tingginya variasi kondisi wilayah perdesaan di berbagai negara. Selain itu, ada sejumlah jenis model untuk merumuskan klasifikasi desa.

Perkembangan wilayah desa dan interaksinya dengan daerah lain merupakan satu di antara banyak fokus kajian di studi geografi. Oleh sebab itu, Geografi Desa menjadi salah satu cabang dari ilmu geografi. Dengan sudut pandang geografi, desa dikaji dengan pendekatan keruangan, ekologi, dan kompleks wilayah.

Berikut ini Admin akan mengurai secara lengkap, apa saja yang terkait dengan pengertian desa yang dirangkum dari berbagi sumber:

Baca juga: Pengajuan KUR BRI terbaru dan Terlengkap tahun 2023 beserta panduannya

Panduan Lengkap Mengenal dan Memahami Pengertian tentang DESA

Pengertian Desa

Kata “Desa” berasal dari Bahasa Sansekerta yakni “Dhesi” yang artinya tanah kelahiran. Istilah Dhesi telah digunakan sejak tahun 1114 M yang ketika itu di Indonesia hanya terdiri beberapa kerajaan saja.

Desa merupakan salah satu kawasan yang jauh dari pusat keramaian kota, mempunyai keadaan kawasan yang masih alami dan dihuni oleh penduduk yang relatif jarang serta sebagian besar lahannya dimanfaatkan untuk pertanian, perkebunan dan perikanan.

Kewenangan Desa

Menyelenggarakan urusan pemerintahan yang ada berdasarkan hak asal usul desa

Tugas pembantuan dari Pemerintah, Pemerintah Provinsi, dan Pemerintah Kabupaten ataupun Kota

Menyelenggarakan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan kabupaten atau kota yang diserahkan pengaturannya kepada desa, yaitu urusan pemerintahan yang secara langsung bisa meningkatkan pelayanan masyarakat.

Urusan pemerintahan lainnya yang diserahkan kepada desa.

Baca juga: Aplikasi Pinjaman Online paling banyak menyasar Korbannya adalah Guru, Ada Apa ?

Ciri-Ciri Desa

Pembagian waktu yang lebih teliti dan sangat penting, untuk bisa mengejar kebutuhan individu.

Penduduk di desa cenderung saling tolong-menolong karena adanya rasa kebersamaan yang tinggi. Hal tersebut berkontribusi akan tingginya tingkat ketergantungan masyarakat di desa terutama bagi penduduk berusia lanjut.

Pembagian kerja antar penduduk desa cenderung membaur dan tidak memiliki batasan yang jelas. Hal ini dikarenakan rasa kebersamaan dan gotong royong yang amat tinggi pada masyarakat desa.

Penduduk desa cenderung mengerjakan pekerjaan yang sama seperti anggota keluarganya terdahulu.

Kehidupan keagamaan di desa lebih kuat jika dibandingkan dengan perkotaan. Hal ini dikarenakan ketatnya kontrol sosial oleh sesama masyarakat desa.

Perubahan-perubahan sosial cenderung terjadi lambat, tergantung pada keterbukaan masyarakat desa dalam menerima pengaruh yang cukup berbeda dari adat istiadat setempat.

Kreatifitas dan inovasi cenderung belum diimplementasikan jika penduduk desa tidak mencari tahu informasi terkini tentang hal perkembangan zaman dan teknologi.

Interaksi banyak terjadi berdasarkan pada faktor kepentingan bersama daripada faktor kepentingan pribadi.

Baca juga: Kepala Desa terus meminta penambahan anggaran dana desa dan masa jabatan: berbanding terbalik dengan sosok Aklani sang mantan

Unsur-Unsur Desa

Unsur daerah atau wilayah terdiri dari lokasi atau letak, batas – batas wilayah, jenis tanah, keadaan lahan, luas, juga pola pemanfaatnya.

Unsur penduduk meliputi tingkat kelahiran, jumlah, tingkat kematian, kepadatan, pertumbuhan penduduk, persebaran serta mata pencarian penduduk.

Unsur tata kehidupan terdiri dari pola tata pergaulan serta ikatan pergaulan, adat istiadat juga norma – norma yang berlaku di daerah tersebut.

Fungsi Desa

Desa sebagai hinterland (pemasok kebutuhan bagi kota)

Desa adalah mitra bagi pembangunan kota

merupakan bentuk pemerintahan terkecil di wilayah Kesatuan Negara

Republik Indonesia

Desa adalah sumber tenaga kerja kasar bagi perkotaan

Jenis-Jenis Desa

1. Jenis Desa Berdasarkan Aspek Luas Wilayah

Desa Terkecil yakni suatu desa yang memiliki luas kurang dari 2 km2.

Desa Kecil merupakan salah satu desa yang memiliki luas antara 2 hingga 4 km2.

Desa Sedang yaitu sebuah desa yang memiliki luas antara 4 hingga 6 km2.

Desa Besar ialah berbagai jenis desa yang memiliki luas antara 6 hingga 8 km2.

Desa Terbesar adalah semua jenis desa yang memiliki luas antara 8 hingga 10 km2.

2. Jenis Desa Berdasarkan Jumlah Penduduk

Desa Terkecil merupakan salah satu desa yang memiliki jumlah penduduk kurang dari 800 orang.

Desa Kecil ialah sebuah desa yang memiliki jumlah penduduk antara 800 hingga 1.600 orang.

Desa Sedang yakni suatu desa yang memiliki jumlah penduduk antara 1.600 hingga 2.400 orang.

Desa Besar yaitu berbagai jenis desa yang memiliki jumlah penduduk antara 2.400 hingga 3.200 orang.

Desa Terbesar adalah semua jenis desa yang memiliki jumlah penduduk lebih dari 3.200 orang.

3. Jenis Desa Berdasarkan Mata Pencaharian Penduduk

Desa Pertanian merupakan salah satu desa yang penduduknya sebagian besar adalah petani.

Desa Nelayan ialah suatu desa yang penduduknya sebagian besar adalah nelayan.

Desa Industri yaitu sebuah desa yang penduduknya sebagian besar adalah pekerja dibidang industri.

Baca juga: Asal jadi Kepala Desa: Baru saja dilantik, Langsung di tetapkan Tersangka

4. Jenis Desa Berdasarkan Perkembangan Masyarakat

Desa Swadaya merupakan salah satu desa yang memiliki kondisi statis tradisional. Dimana pendidikan serta produktivitas masyarakatnya sangat rendah. Lembaga sosial desa tidak berjalan semestinya serta administrasi pemerintahan berjalan seadanya. Pemanfaatan lahan hanya sebatas digunakan untuk pertanian.

Desa Swakarya ialah suatu yang mulai mendapat pengaruh dari luar, yakni berupa pembaruan bidang kehidupan. Tingkat pendidikan cukup tinggi serta adat istiadat cukup longgar. Perbaikan hidup masyarakat mulai dirasakan. Administrasi pemerintahan dijalankan dengan baik, lembaga sosial mulai berfungsi, serta mata pencaharian penduduk tidak hanya berfokus pada bidang pertanian.

Desa Swasembada yaitu sebuah desa yang masyarakatnya telah maju, dimana sudah mengenal modernisasi bidang pertanian. Teknologi yang digunakan telah maju serta tingkat pendidikan masyarakat yang tinggi sehingga membuat pola pikir yang rasional.

Demikianlah penjelasan terlengkap mengenai Desa mulai dari Pengertian, Ciri, Jenis, Fungsi dan Unsur Desa. Semoga bermanfaat dan bisa menambah wawasan keilmuan kita tentang Desa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *