Perkuat Tata Kelola Keuangan BUMDes dengan Aplikasi Sistem Informasi Akuntansi (SIA)
2 mins read

Perkuat Tata Kelola Keuangan BUMDes dengan Aplikasi Sistem Informasi Akuntansi (SIA)

BimtekDesa – Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) sebagai tulang punggung ekonomi desa, mendapat perhatian serius dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dengan memberikan konsultasi pengelolaan keuangan, melalui Sosialisasi dan peningkatan kapasitas Bendahara Bumdes dan Aparatur Pemerintah Desa dalam pengelolaan laporan keuangan Bumdes melalui Pelatihan Aplikasi Sistem Informasi Akuntansi (SIA) Bumdes.

Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) memberikan pelatihan aplikasi Sistem Informasi Akuntansi (SIA) kepada Badan Usaha Milik Desa (BUMdes) di The Ones Hotel Kecamatan Sidikalang.

Kegiatan tersebut di buka oleh Bupati Dairi Dr. Eddy Keleng Ate Berutu yang dihadiri 15 dari 64 Bumdes di seluruh Kabupaten Dairi.

Baca juga: RAGAM TEMA MATERI BIMTEK DAN DIKLAT UNTUK KEPALA DESA BESERTA APARATUR DESA

Perkuat Tata Kelola Keuangan BUMDes dengan Aplikasi Sistem Informasi Akuntansi (SIA)

Dalam sambutannya bupati mengatakan, Bumdes merupakan badan hukum yang harusnya jadi  poros utama sumber daya desa yang diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraaan masyarakat desa itu sendiri.

“Dengan Bumdes potensi ekonomi – ekonomi bisa diputar termasuk bekerjasama dengan pihak lain untuk menambah kekuatan Bumdes itu sendiri,” kata Eddy.

Baca juga: MARI MENGENAL MAKNA DAN DEFINISI DESA SECARA UMUM DAN MENURUT UNDANG-UNDANG NOMOR 5 TAHUN 1979

Eddy menambahkan bahwa patut disyukuri ada aplikasi SIA, dimana Bumdes yang dapat membantu kepala desa dan secara khusus bendahara Bumdes dalam menciptakan keuangan yang akuntabel dan transparan.

“Kita mesti bersyukur, karena kita memiliki aplikasi SIA ini, kita tahu kepala desa berasal dari berbagai latar belakang, baik pendidikan, pengalaman, namun dengan aplikasi ini, kepala desa, bendahara akan terbantu dalam penyelesain berbagi tugas. Dan kegiatan ini saya harap mampu membekali kita dalam menyelesaikan pengelolaan laporan keuangan Bumdes,” ujar Eddy menambahkan.

Eddy juga mempertegas, kehadiran para kepala desa dalam kegiatan ini amat sangat penting dalam menyerap ilmu dan masukan dari para praktisi yang sudah dihadirkan, dan kemudian mengaplikasikannya dalam kegaiatn desa dan Bumdes.

Baca juga: FANTASTIS! BUMDES NIAGARA BERHASIL MERAUP OMSET 30 MILIAR DALAM PE TAHUN

“Ada praktisi yang sudah dihadirkan disini, itulah artinya kehadiran para kepala desa atau aparatnya memang sangat perlu dalam kegiatan ini agar kita semakin konsentrasi dalam mengembangkan Bumdesnya. Dengan kegiatan ini sangat memungkinkan usaha Bumdes kita naik kelas. Saya juga berharap, kegiatan digitalisasi akan secara berkesinambunhan kita lakukan di berbagai bidang lain,” katanya.

Dalam kegiatan ini, bupati menyempatkan diri melakukan dialog interaktif dengan para peserta untuk sekedar mendengar masukan dari kepala desa, dan peserta yang hadir.

Sumber : https://medan.tribunnews.com/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *